Review Novel : Resign! by Almira Bastari
Resign! by
Almira Bastari.
Novel ini aku beli ketika ikut MocoSik Festival 2018 di Jogja. Acara ini merupakan event tahunan yang dimulai sejak 2017 yang berkonsep menggabungkan kegemaran membaca dengan musik. Acaranya keren, ada talkshow bersama penulis-penulis Indonesia dan dilanjut dengan konser musik musisi-musisi Indonesia. Nah, sebenarnya aku ngga sengaja beli novel ini, tapi karena tiket festival bisa ditukar dengan buku akhirnya aku ambil satu buku dan ngga nyesel..!
Resign! merupakan novel Metropop pertama yang aku baca dan kemudian menjadi genre pilihan utamaku ketika ingin membaca cerita yang fresh serta ringan. Membaca cerita-cerita Metropop sedikit banyak juga memberikan gambaran tentang profesi yang hanya sempat ku dengar saja namanya, termasuk Resign! Karya Almira Bastari ini. Novel metropop biasanya menceritakan tentang kehidupan perkotaan dengan sederet masalah seputar manusia-manusia yang hidup di kota besar. Makanya aku suka, karena ceritanya memberikan tambahan pengetahuan tentang apa sih yang dilakukan oleh orang-orang di gedung pencakar langit, rasa pengap hidup di kota besar, konflik-konflik umum anak kota dan masih banyak lagi detail-detail kehidupan kota yang selama ini jauh dari bayanganku.
Resign! Bercerita tentang Alranita, seorang konsultan di sebuah perusahaan di Jakarta, bersama teman-teman kerjanya, para cungpret (kacung kupret) yang bekerja dibawah kendali sang bos super arogan bernama Tigran. Cungpret yang merasa selalu diperlakukan dengan tidak adil menurut versi mereka masing-masing akhirnya membuat taruhan, siapa yang paling cepat resign bakal terhindar dari penalty.
Alur cerita novel ini sebenarnya sederhana, tetapi si ratu Cungpret alias sang penulis Alranita mampu menuliskan cerita dengan sangat mulus, disertai dengan jokes-jokes renyah yang membuatku berfikir asik banget sih kalau punya temen receh kayak Carlo, mbak Karen atau Mas Andre beneran di dunia nyata. Karakter mereka sangat hidup dan beberapa jokes mereka kadang aku contek buat ngejokes sama temen-temen aku di kantor. Novel ini selalu aku baca ulang kalau lagi jenuh sama novel atau buku lain yang genre nya sedikit lebih berat dan menyita pikiran.
Tokoh yang cukup menyita perhatian ku adalah Carlo, salah satu cungpret yang bermulut ember dengan keahlian mendapatkan gosip dengan kecepatan kilat. Si Carlo ini sangat menggambarkan sosok teman rese yang akan selalu ada di lingkup pertemanan setiap orang, dan selalu menghidupkan suasana kalau keadaan lagi awkward.
Karakter kedua yang aku suka adalah Alranita, si tokoh utama yang cerdas, mandiri dan rasionalis. Gambaran perempuan Jakarta yang selama ini ada dibayangan ku semakin berkembang setelah tau karakter Alranita ini. Alranita juga digambarkan sangat professional terhadap pekerjaannya, sehingga walaupun dia banyak mengeluh karena perintah-perintah bos nya, dia tetap akan menyelesaikan tugas dengan moto going extra miles.
Terlepas dari kedua tokoh favorit ku
tersebut, Ratu Cungpret alias Almira Bastari sangat sukses menceritakan
karakter-karakter di novel ini. Kabar terakhir novel ini sedang dalam
pengerjaan ke layar lebar loh. Jadi sebelum rame-rame di bisokop, rame in dulu
novelnya di toko buku terdekat…!

Komentar
Posting Komentar